BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Minggu, 03 Oktober 2010

Review Jurnal

Nama : Eka Purnamasari

Kelas : 4Ea03

Npm : 10207382



Tugas Riset Pemasaran (Review Jurnal)

1. Tema/Topik : Strategi Pemasaran


2. Judul, Pengarang, & Tahun

1. Judul : Analisis Strategi Pemasaran Daging Sapi pada CV. Duta Mandiri Abadi

Nama : Hakiki Sirait, W H Limbong, . Suryahadi
Tahun : 2007

2. Judul : Analisis Strategi Pemasaran Produk Nata De Coco (Studi Kasus di CV. Graha Agri Industri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat)

Nama : R Pratikto Miliyoso, Illah Sailah, Ani Suryani
Tahun : 2007

3. Judul : STRATEGI PEMASARAN PRODUK KLIP DALAM PASAR PERSAINGAN KETAT ( Suatu Studi Kasus di PT. MEMO Manufacturing Indonesia )

Nama : CAHYADI, IWAN FAHRI

Tahun : 1996



3. Latar Belakang & Masalah
Dalam hal ini yang dimaksud dengan pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun kepada pembeli yang potensial. Strategi pemasaran begitu penting dalam menentukan keberhasilan penjualan produk dari suatu perusahaan umumnya dan khususnya pada bidang bagian pemasaran. Strategi pemasaran juga harus memberikan gambaran yang cukup jelas dan mempunyai arah yang jelas agar dapat menggunakan setiap peluang dan panduan yang tepat sasaran pada beberapa peluang sasaran pasar yang akan dibidik. Mengingat pentingnya strategi pemasaran produk dalam memperkenalkan produk dan memenangkan persaingan maka perusahaan harus dapat membuat strategi pemasaran produk yang efektif dan efisien sehingga dapat menarik para konsumen. Dalam penulisan ini toko yang dijadikan sebagai sumber data dalam penulisan adalah TOKO MASARO OTO BAN, RADIO DALAM, JAKARTA.

Untuk itu judul yang diberikan dalam penulisan Laporan Kerja Praktek ini adalah “STRATEGI PEMASARAN PRODUK VELG DAN BAN MOBIL PADA TOKO MASARO OTO BAN, RADIO DALAM, JAKARTA”

4. Metodelogi
a. Data atau Variabel
Metode pengumpulan data dilakukan dengan survei langsung atas proses penyediaan bahan baku, proses produksi, distribusi, serta wawancara dengan pihak manajemen perusahaan, baik dengan manajemen tingkat fungsional dan juga dengan pemilik perusahaan, yang diwakili oleh direktur utama mereka dan eksekutif pemasaran.

b. Model
Data Penjualan

Periode 2006-2009

(Dalam Jutaan Rupiah)

Tahun

Data Penjualan (Ban)

Data Penjualan (Velg)

Data Penjualan (Total)

2006

105

245

350

2007

158

367

525

2008

227

528

755

2009

286

669

955

Total

776

1,809

2,585

Sumber : Toko Masaro Oto Ban


c. Tahapan

5. Hasil & Kesimpulan
> Hasil & Kesimpulan Jurnal 1 Berdasarkan analisis integritas SWOT, strategi yang efektif harus dilakukan oleh perusahaan adalah memperluas dan mempertahankan pasar yang ada, mempertahankan nilai jual produk di pasar, menjaga komitmen manajemen atas kualitas produk dan mensosialisasikannya atas seluruh karyawan, meningkatkan kinerja divisi pemasaran dalam menganalisis permintaan pasar serta optimalisasi kapasitas produksi yang ada. Untuk meningkatkan bisnis di masa depan perlu adanya komitmen dari pihak manajemen untuk mengubah dan merevisi kondisi internal yang ada.
> Hasil & Kesimpulan Jurnal 2 : Berdasarkan analisis CPM itu bisa dikategorikan bahwa CV Graha Agri Industri adalah sebuah perusahaan dengan nilai tertinggi (3,10) dibandingkan dengan CV Tunas Sari (2,86) dan CV Citako (2,15). Sesuai dengan posisi perusahaan dalam matriks IE (dimiliki dan mempertahankan posisinya), strategi prioritas adalah pengembangan produk yang sesuai dengan keinginan dan peluang pasar diversifikasi, juga diversifikasi untuk produk baru

> Hasil & Kesimpulan Jurnal 3 : Hasil analisis regresi menggunakan uji F Artikel Baru Artikel Baru a = 0,05, bahwa seluruh variabel diperoleh ¬ Inde penden (Persepsi responden terhadap Nilai Produk, harga, promosi dan distribusi) signifikan terhadap Pembelian volume. Sedangkan berdasarkan uji t a = 0,05 Artikel Baru dihasilkan bahwa Persepsi responden terhadap Nilai promo ¬ si dan distribusi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pembelian volume.

> Hasil & Kesimpulan peneliti : Secara keseluruhan Strategi pemasaran begitu penting dalam menentukan keberhasilan penjualan produk dari suatu perusahaan umumnya dan khususnya pada bidang bagian pemasaran.

6. Saran untuk lanjutan
Untuk lebih dapat meningkatkan penjualan produknya, sebaiknya perusahaan perlu meningkatkan kapasitas produksi, meningkatkan diversivikasi produk, kualitas produk dan lain-lain. Untuk setiap penelitian diharapkan dapat menambah variabel-variabel bauran pemasaran, sehingga kita dapat mengetahui bukan hanya 4 variabel saja yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian, tetapi masih terdapat variabel-variabel lain yang mempengaruhi.

sumber :

http://medpet.journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalmpi/article/view/899/0

http://jagb.journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalmpi/article/view/894

http://eprints.undip.ac.id/9195/

Rabu, 02 Juni 2010

Referensi

Dewasa ini pemasaran telah berkembang demikian pesatnya dan menjadi ujung tombak setiap perusahaan dalam rangka mencapai tujuan.Hal ini dipertegas dengan pendapat seorang bengawan pemasaran Theodore Levitt yang menyatakan bahwa "kunci manajemen bisnis yang sukses terletak pada pemasaran".Oleh karena itu pilihan dan penerapan strategi pemasaran sangatlah essensial bagi setiap perusahaan.
Buku ini membahas berbagai unsur strategi pemasaran,meliputi konsep dan perkembangannya, strategi kepuasan pelanggan,strategi pasar,strategi marketing mix,strategi pemasaran dalam PLC,strategi pemasaran internasional.
Buku ini sangat bermanfaat bagi para mahasiswa, dosen, praktisi, maupun siapa saja yang menaruh perhatian pada pemasaran.

Strategi Pemasaran oleh Fandy Tjiptono- Ed.II, Cet.6 - Yogyakarta: Andi,2002

Selasa, 01 Juni 2010

Penalaran Induktif

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
Metode penalaran induktif adalah adalah suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini penalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif. Untuk turun ke lapangan dan melakukan penelitian tidak harus memliki konsep secara canggih tetapi cukup mengamati lapangan dan dari pengamatan lapangan tersebut dapat ditarik generalisasi dari suatu gejala. Dalam konteks ini, teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalam menangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikan gejala dan melakukan generalisasi.
> Jenis-jenis penalaran induktif adalah :
Generalisasi
Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.
• Tamara Bleszynski adalah bintang iklan, dan ia berparas cantik.
• Nia Ramadhani adalah bintang iklan, dan ia berparas cantik.
Generalisasi: Semua bintang sinetron berparas cantik.
Pernyataan “semua bintang sinetron berparas cantik” hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.
>Contoh kesalahannya:
Omas juga bintang iklan, tetapi tidak berparas cantik.
Macam-macam generalisasi
Generalisasi sempurna
Adalah generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki.
Contoh: sensus penduduk
Generalisasi tidak sempurna
Adalah generalisasi dimana kesimpulan diambil dari sebagian fenomena yang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki.
Contoh: Hampir seluruh pria dewasa di Indonesia senang memakai celana pantalon.
Prosedur pengujian generalisasi tidak sempurna
Generalisasi yang tidak sempurna juga dapat menghasilkan kebenaran apabila melalui prosedur pengujian yang benar.
Prosedur pengujian atas generalisasi tersebut adalah:
1. Jumlah sampel yang diteliti terwakili.
2. Sampel harus bervariasi.
3. Mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari fenomena umum/ tidak umum.
Kausalitas
Kausalitas merupakan perinsip sebab-akibat yang dharuri dan pasti antara segala kejadian, serta bahwa setiap kejadian memperoleh kepastian dan keharusan serta kekhususan-kekhususan eksistensinya dari sesuatu atau berbagai hal lainnya yang mendahuluinya, merupakan hal-hal yang diterima tanpa ragu dan tidak memerlukan sanggahan. Keharusan dan keaslian sistem kausal merupakan bagian dari ilmu-ilmu manusia yang telah dikenal bersama dan tidak diliputi keraguan apapun.
Analogi
Analogi dalam ilmu bahasa adalah persamaan antar bentuk yang menjadi dasar terjadinya bentuk-bentuk yang lain. Analogi merupakan salah satu proses morfologi dimana dalam analogi, pembentukan kata baru dari kata yang telah ada. Contohnya pada kata dewa-dewi, putra-putri, pemuda-pemudi, dan karyawan-karyawati.
Salah Nalar
Salah nalar adalah kesalahan struktur atau proses formal penalaran dalam menurunkan kesimpulan sehingga kesimpulan tersebut menjadi tidak valid. Jadi berdasarkan pengertian tersebut, salah nalar bisa terjadi apabila pengambilan kesimpulan tidak didasarkan pada kaidah-kaidah penalaran yang valid. Terdapat beberapa bentuk salah nalar yang sering kita jumpai, yaitu: menegaskan konsekuen, menyangkal antiseden, pentaksaan, perampatan-lebih, parsialitas, pembuktian analogis, perancuan urutan kejadian dengan penyebaban, serta pengambilan konklusi pasangan.
Sumber : http://utlia.wordpress.com/2010/02/26/penalaran-induktif/

Minggu, 09 Mei 2010

BAB 1
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Pemasaran merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh para pengusaha dalam usahanya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya, untuk berkembang dan untuk mendapatkan laba. Berhasil tidaknya dalam pencapaian tujuan bisnis tergantung kepada keahlian pengusaha dibidang pemasaran, produksi, keuangan maupun dibidang lain. Selain itu tergantung pula kemampuan pengusaha untuk mengkombinasikan fungsi-fungsi tersebut agar perusahaan dapat berjalan lancar.
Dalam hal ini yang dimaksud dengan pemasaran adalah :Suatu sistem keseluruhan dari kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun kepada pembeli yang potensial.
Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa pemasaran adalah suatu sistem dari kegiatan-kegiatan yang merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa kepada kelompok pembeli.Perusahaan harus memadukan keputusan-keputusan pemasarannya dengan fungsi pemasaran yang lain. Biasanya bagian pemasaran mengkoordinasikan tugas-tugas pada bagian dalam perusahaan secara informal. Hal ini menyebabkan semakin pentingnya bagian pemasaran bagi perusahaan.


Suatu produk yang telah berhasil diproduksi biasanya membutuhkan jasa distribusi untuk memasarkannya. Produk yang telah dihasilkan tersebut tidak bisa mencari konsumen sendiri. Oleh karena itu dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat agar suatu produk sukses dipasarkan di market.


1.2 Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh strategi pemasaran terhadap volume penjualan di bidang jual beli velg dan ban mobil.

1.3 Batasan Masalah
Sehubung dengan luasnya masalah yang terjadi pada strategi pemasaran, maka penulis membatasi masalah pada pengaruh strategi pemasaran terhadap volume penjualan.

1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat volume penjualan terhadap pengaruh strategi pemasaran di bidang jual beli velg dan ban mobil.

1.5 Manfaat Penelitian
Penelitian yang dilakukan ini semoga bermanfaat positif bagi penulis sendiri, orang lain, maupun pihak lain.




1. Manfaat Akademis
Penelitian ini berhubungan dengan mata kuiah manajemen pemasaran, sehingga diharapkan penulis dan pihak yang berkepentingan lebih memahaminya.
2. Manfaat Praktis
Penulis mampu mengidentifikasikan suatu masalah terhadap volume penjualan pada jual beli veleg dan ban mobil. Sehingga diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan oleh pihak yang berkepentingan khususnya pelanggan.
3. Bagi pihak lain atau masyarakat.
Dapat dijadikan sebagai sumber informasi dalam rangka memperluas wawasan pengetahuan.

1.6 Metode Penelitian
Dalam melakukan penelitian ini, penulis akan menjelaskan dan menguraikan metode penelitian yang akan digunakan .


1.6.1 Data / Variabel yang digunakan
Dalam penelitian ini penulis akan mengambil sample pelanggan yang membeli velg atau ban sebanyak 50 sampel. Kemudian mendeskripsikannya dengan membuat Diagram Cartesius.



1.6.2 Metode pengumpulan data / variable
Metode pengumpulan data yang akan dipakai dalam penelitian ini adalah data primer yang dapat dilakukan dengan cara membagikan kuesioner ke setiap responden yang melakukan jual beli velg dan ban mobil.

Jumat, 12 Maret 2010

Penalaran Deduksi

Penalaran deduktif merupakan prosedur yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.

Contoh Penalaran Deduksi (secara langsung)

1. Secara Langsung

1. Semua S adalah P

Sebagian P adalah S

Contoh :

- Semua kerbau adalah binatang

Sebagian binatang adalah kerbau

- Semua manusia adalah makhluk hidup

Sebagian makhluk hidup adalah manusia

2. Tidak satupun S adalah P

Tidak satupun P adalah S

Contoh :

- Tidak satupun minyak adalah air

Tidak satupun air adalah minyak

3. Semua S adalah P

Tidak satupun S adalah tak P

Contoh :

- Semua garam adalah asin

Tidak satupun garam adalah tak asin

4. Tidak satupun S adalah P

Semua S adalah tak P

Contoh :

- Tidak satupun es adalah cair

Semua es adalah tak cair


5. Semua S adalah P

Tak satupun S adalah tak P

Tidak satupun tak P adalah S

Contoh :

- Semua gula adalah manis

Tidak satupun gula adalah tak manis

Tidak satupun tak manis adalah gula

Contoh Penalaran Deduksi (secara tidak langsung)

2. Secara tidak langsung

● Silogisme Kategorial

Contoh :

Semua mahasiswa adalah lulusan SMA

Pemuda adalah mahasiswa

Jadi, pemuda adalah lulusan SMA

● Silogisme Hipotesa

Contoh :

Jika lampu dimatikan , lampu akan padam

Lampu dimatikan

Jadi, lampu padam

● Silogisme Alternatif Pilihan

Contoh :

Dini adalah seorang dosen atau sekretatis

Dini seorang dosen

Jadi, Dini bukan seorang sekretaris

●Entimen

Contoh :

Semua dokter adalah pintar

Doni termasuk seorang dokter

Jadi, Doni pintar

Rabu, 24 Februari 2010

Dua Belas Korban Tanah Longsor Ditemukan

Rabu, 24 Februari 2010 | 16:35 WIB

BANDUNG, Sebanyak 12 jenazah dari 43 korban hilang akibat bencana tanah longsor di Perkebunan Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Bandung Barat, Jawa Barat, berhasil ditemukan tim SAR Rabu (24/2/2010).

Kedua belas jenazah yang berhasil ditemukan tersebut antara lain Isman (27), Eti (42), Cicih (45), Neni (25), Jajang (40), Sahna, Amin, Vanesa (2), Iis (22), Ina (26), Yuli (22), dan Otih (55). Kedua belas jenzah tersebut disemayamkan di mushola sebelum diambil oleh keluarga masing-masing.

Selain menelan puluhan korban jiwa, tanah longsor ini juga mengakibatkan 28 rumah hancur serta puluhan warga diungsikan ke tenda darurat di Kampung Datar Kiara, Desa Tejolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Bandung Barat, Jawa Barat.

Hingga saat ini sebanyak 1.025 personil gabungan diterjunkan untuk melakukan evakuasi korban tanah longsor. Medan yang berat serta cuaca buruk merupakan kendala yang dihadapi tim sar dalam melakukan evakuasi. "Medannya sulit dijangkau kendaraan mas, apalagi hujan begini," ujar Aep, anggota Basarnas.

Note :

Kalimat penalaran terdapat pada kalimat Sebanyak 12 jenazah dari 43 korban hilang akibat bencana tanah longsor di Perkebunan Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu, Bandung Barat, Jawa Barat, berhasil ditemukan tim SAR Rabu (24/2/2010).

Kalimat Argument terdapat pada kalimat yang bercetak miring ,menjelaskan bahwa Medannya sulit dijangkau kendaraan ,apalagi saat kondisi hujan .

sumber : http://regional.kompas.com/read/2010/02/24/16350871/Dua.Belas.Korban.Tanah.Longsor.Ditemukan.

Mini Dept Store untuk Desainer Muda

Jumat, 19/2/2010 | 15:49 WIB

JAKARTA - Tak banyak department store atau pusat perbelanjaan yang menyediakan ruang untuk perancang busana Indonesia. Butik-butik di mal kebanyakan merupakan produk impor karya desainer ternama dari Amerika, Eropa, dan juga Asia. Memang, ada pula desainer lokal ternama yang sudah berhasil unjuk karya. Tetapi bagaimana dengan desainer muda atau pemula yang juga punya talenta?

Kegelisahan inilah yang mendorong Jabotabek Shopping & Friends untuk membuka ruang bagi desainer muda dan pemula untuk memamerkan rancangannya. Konsep mini department store membuka kesempatan bagi siapa saja yang memiliki produk fashion yang bernilai jual.

Melia Prawira, pemilik Jabotabek Shopping & Friends, mengatakan konsep yang dikenalkannya di Mal Kelapa Gading (MKG) 3 adalah memudahkan desainer lokal untuk mempromosikan produknya.

"Hampir 90 persen produk yang dijual di Jabotabek Shopping & Friends adalah buatan lokal. Ini memang proyek idealisme yang sengaja ingin menggandeng perancang lokal muda yang berpotensi," papar Melia, usai acara relaunch Fashion Hub di MKG 3, Jakarta Utara, Kamis (18/2/2010).

Tambahan kata Friends pada brand Jabotabek Shopping memantapkan niat untuk menggandeng perancang muda yang berkualitas. Jika bicara kualitas, Melia memiliki standar tertentu yang akan menentukan apakah produk yang ditawarkan punya nilai jual atau tidak.

Prinsipnya, produk baru dari perancang pemula atau muda, bisa laku di pasaran. Pasar yang dimaksud Melia juga tidak mengkotakkan diri pada tren atau gaya busana tertentu. Yang pasti, pasar harus menyasar pada generasi muda, terutama perempuan, usia 15 hingga 25 tahun. Memang menurut Melia pasar sangat bias lantaran saat ini banyak anak usia SD sudah sadar fashion. Banyak juga perempuan dewasa yang merasa nyaman dan gemar bergaya yang terlihat lebih muda dari usianya.

"Setiap orang punya gaya masing-masing dalam berbusana. Lebih lagi tipikal anak muda sekarang cenderung tidak mau berpakaian sama dengan sebayanya. Mereka lebih ekspresif dan tak melulu berpatokan pada fashion yang muncul di televisi atau referensi mana pun dari luar negeri," papar Melia.

Kasus klaim budaya Indonesia oleh negara tetangga juga dinilai Melia punya pengaruh terhadap pergeseran fashion anak muda Indonesia.

"Anak muda lebih cinta produk budayanya seperti batik, misalnya. Mereka senang padupadan gaya etnik dengan ciri khas anak muda yang colorful," tegas Melia.

Tanpa ada pengkotakan gaya busana, jelas desainer muda dan pemula makin punya banyak kesempatan. Jabotabek Shopping juga tidak mematok target penjualan kepada produsennya seperti pusat belanja lain, misalnya.

Pengusaha muda bidang fashion perlu mendapat dukungan, kata Melia. Memberikan target penjualan dan diikuti konsekuensi berupa penarikan barang hanya akan membuat para desainer ini terbebani.

Prinsip kebebasan ekspresi dan ruang terbuka untuk pamer karya menjadi misi utama Melia. Sistem konsinyasi menjadi strategi lain yang memudahkan pendatang baru dalam menawarkan produk di Jabotabek Shopping yang turut mengisi area Fashion Hub MKG 3.

"Pengusaha kecil harus saling bantu bukan?" tandas Melia.

Penggemar fashion yang memiliki bakat serta potensi dalam mendesain produk, tak perlu lagi patah arang lantaran sempitnya kesempatan. Peluang promosi terbuka luas, asalkan jeli melihat kesempatan dan memperluas jaringan.

Note

Kalimat penalaran menjelaskan tak banyak department store atau pusat perbelanjaan yang menyediakan ruang untuk perancang busana Indonesia. Butik-butik di mal kebanyakan merupakan produk impor karya desainer ternama dari Amerika

Kalimat Argument yang menjelaskan Hampir 90 persen produk yang dijual di Jabotabek Shopping & Friends buatan lokal. Memang proyek idealisme yang sengaja ingin menggandeng perancang lokal muda yang berpotensi

http://female.kompas.com/read/xml/2010/02/19/15492910/mini.dept.store.untuk.desainer.muda